Langsung ke konten

Transkrip wawancara

Transkrip wawancara dari rekaman suara

Wawancara untuk skripsi, penelitian, berita, atau rekrutmen biasanya berujung pada satu pekerjaan membosankan: mengetik ulang rekaman. Unggah rekamannya di sini, dan mesin menyusun draf transkrip bertanda waktu yang tinggal Anda dengarkan dan koreksi. Percobaan pertama gratis tanpa daftar.

Kotak unggah ini sudah diatur ke bahasa Indonesia, jadi pengenalan ucapan tidak perlu menebak bahasa. Untuk bahasa lain atau rekaman campuran, pakai halaman berbahasa Inggris yang mendeteksi bahasa secara otomatis.

Tanpa akun: satu berkas per kali coba, maksimal 15 menit dan 25 MB.

Ingin menyimpan transkrip Anda? Buat akun gratis

Dari rekaman ke transkrip

  1. Unggah rekaman di kotak di atas. Berkas dari perekam suara atau aplikasi perekam ponsel biasanya bisa langsung dipakai.
  2. Baca drafnya sambil memutar rekaman. Kalau ada kata yang janggal, cari penanda waktunya dan dengarkan bagian itu lagi.
  3. Perbaiki, lalu unduh sebagai TXT (dengan atau tanpa waktu) atau Markdown. Untuk menyunting baris demi baris dan memberi nama narasumber dan pewawancara, gunakan akun gratis.
  4. Rapikan format sesuai kebutuhan Anda: tanya-jawab, kutipan langsung, atau lampiran.

Untuk skripsi dan penelitian

Dosen pembimbing atau komite etik sering meminta transkrip sebagai lampiran. Beberapa hal yang perlu diputuskan sebelum Anda merapikan hasil mesin:

  • Verbatim atau dirapikan. Verbatim mempertahankan "eh", "nah", "gitu", jeda, dan ucapan santai. Dirapikan menormalkannya ke bahasa baku. Penelitian kualitatif biasanya meminta verbatim; kutipan berita biasanya dirapikan. Tentukan satu aturan dan konsisten.
  • Koding dan kutipan. Penanda waktu di setiap baris membantu Anda kembali ke rekaman saat memverifikasi kutipan.
  • Persetujuan narasumber. Dapatkan izin merekam, jelaskan penggunaannya, dan jaga identitas jika perlu (samarkan nama setelah transkrip jadi).
  • Etik. Jangan mengunggah wawancara sensitif tanpa izin; lihat transkripsi yang privat untuk gambaran apa yang terjadi pada berkas.

Untuk wartawan dan pembuat konten

Untuk kutipan, jangan pernah menerbitkan langsung dari teks mesin. Cocokkan setiap kutipan dengan suaranya, terutama nama, jabatan, angka, dan kata yang bisa mengubah makna (misalnya "tidak" yang hilang). Penanda waktu mempercepat pengecekan itu. Kalau wawancara direkam lewat telepon atau panggilan video, kualitas suara biasanya lebih rendah; rekaman lokal dari kedua pihak, kalau memungkinkan, lebih baik.

Tips merekam wawancara supaya mudah ditranskrip

  • Letakkan ponsel atau perekam sekitar sejengkal dari narasumber, di permukaan yang tidak bergetar.
  • Hindari kafe yang bising dan ruangan yang bergema. Ruang kecil berkarpet lebih baik.
  • Biasakan memberi jeda sebelum menjawab agar suara tidak saling menimpa.
  • Mintalah narasumber mengeja nama sulit di awal rekaman. Itu menghemat banyak pencarian nanti.
  • Narasumber yang berbicara dalam bahasa daerah (Jawa, Sunda) atau logat kental akan lebih sulit dikenali; bahasa daerah tidak didukung sebagai bahasa terpisah.

Gratis tanpa daftar

Tanpa akun, Anda bisa mencoba satu berkas per kali coba, maksimal 15 menit dan 25 MB, hingga 3 kali sehari. Berkas percobaan dihapus setelah 24 jam, dan pratinjau tanpa akun memakai model "small". Dengan akun gratis, transkrip tersimpan di pustaka, bisa disunting baris demi baris, pembicaranya bisa diberi nama, dan semua transkrip bisa dicari. Paket dan batas lengkap ada di halaman harga (bahasa Inggris).

Batas yang jujur

Hasilnya adalah draf, bukan naskah final. Bahasa Indonesia termasuk bahasa yang didukung, tetapi mesin lebih sering meleset pada nama orang, tempat, dan gelar, angka dan tanggal, istilah Inggris di tengah kalimat, ucapan santai (gak, nggak, banget, sih, dong) dan kata dari bahasa daerah: Jawa dan Sunda tidak didukung sebagai bahasa terpisah. Suara yang saling menimpa dan latar yang bising juga menurunkan kualitas. Kami tidak menyebut persentase akurasi; dengarkan rekamannya sambil membaca dan koreksi bagian yang penting.

Berkas diunggah ke server kami lewat HTTPS, dan pengenalan ucapan berjalan di sana. Apa yang disimpan dan berapa lama dijelaskan di halaman privasi (bahasa Inggris). Untuk rekaman rahasia, lihat transkripsi di server sendiri (bahasa Inggris).

Coba sekarang

Letakkan berkas Anda di kotak unggah di atas. Tidak perlu akun.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana mentranskrip wawancara dengan cepat?
Unggah rekaman di kotak di atas, baca draf teks bertanda waktu sambil memutar rekaman, lalu koreksi. Tanpa akun, satu berkas sampai 15 menit dan 25 MB, hingga 3 kali sehari.
Apakah transkrip ini cukup untuk lampiran skripsi?
Sebagai draf awal, ya, tetapi Anda harus memeriksa dan merapikannya sendiri dengan rekaman. Tanyakan ke dosen pembimbing apakah transkrip yang diminta verbatim atau dirapikan.
Apakah narasumber dan pewawancara bisa dibedakan?
Di akun gratis, Anda bisa memberi nama pembicara pada transkrip. Hasil otomatis bisa salah mengelompokkan pembicara, jadi periksa dengan rekaman.
Bagaimana dengan wawancara bahasa daerah?
Bahasa Jawa dan Sunda tidak didukung sebagai bahasa terpisah. Percakapan campuran Indonesia dan daerah akan banyak salah; hanya bagian bahasa Indonesia yang bisa diharapkan terbaca.
Bisakah mengunggah wawancara video dari Zoom?
Bisa, unggah berkas videonya atau audionya saja. Tidak ada kolom tautan dan tidak ada bot yang bergabung ke panggilan.

Halaman terkait