Transkripsi audio
Transkripsi audio: pilih cara kerja sesuai jenis rekaman
Mentranskripsi audio bisa berarti banyak hal, tergantung rekamannya. Rekaman wawancara butuh label pembicara, kuliah butuh penanda waktu, voice note cukup sekali baca. Halaman ini membantu Anda memilih urutan kerja yang pas, lalu langsung mencobanya di kotak unggah. Percobaan pertama gratis tanpa daftar.
Kotak unggah ini sudah diatur ke bahasa Indonesia, jadi pengenalan ucapan tidak perlu menebak bahasa. Untuk bahasa lain atau rekaman campuran, pakai halaman berbahasa Inggris yang mendeteksi bahasa secara otomatis.
Transkripsi manual atau otomatis?
Mengetik sendiri paling teliti, tetapi sangat lambat: satu jam rekaman bisa memakan waktu berjam-jam. Transkripsi otomatis membuat draf dalam hitungan menit, tetapi Anda harus memeriksanya. Pendekatan yang paling masuk akal bagi kebanyakan orang adalah menggabungkan keduanya: biarkan mesin membuat draf, lalu Anda mendengarkan sambil memperbaiki. Untuk materi yang harus sempurna (hukum, medis, kutipan yang akan diterbitkan), tetap periksa setiap baris dengan rekamannya.
Urutan kerja yang umum
- Siapkan berkas. Format umum seperti MP3, WAV, M4A, OGG, dan Opus diterima tanpa konversi.
- Unggah di kotak di atas, atau rekam langsung dari mikrofon kalau browser Anda mengizinkan.
- Baca drafnya sambil mendengarkan. Setiap baris punya penanda waktu.
- Koreksi nama, angka, istilah, dan kata gaul sesuai gaya yang Anda mau.
- Ekspor sebagai TXT, TXT dengan waktu, SRT, VTT, Markdown, JSON, atau CSV.
Pilih halaman menurut jenis rekaman
- Pesan suara dari chat: voice note WhatsApp ke teks.
- Rapat kantor: rekaman rapat ke teks, untuk bahan notulen.
- Wawancara untuk skripsi atau berita: transkrip wawancara.
- Kuliah dan seminar: transkrip kuliah.
- Webinar panjang: rekaman webinar ke teks.
- Episode podcast: podcast ke teks.
- Berkas MP3 apa saja: MP3 ke teks.
Faktor yang paling memengaruhi hasil
Urutan pengaruhnya biasanya begini: kejernihan suara, jumlah pembicara yang bicara bersamaan, kecepatan bicara, lalu logat dan gaya bahasa. Rekaman yang jernih, satu pembicara, dan memakai bahasa yang rapi hampir selalu menghasilkan draf yang lebih bersih daripada rekaman ramai penuh gaul dan campuran bahasa. Kalau masih bisa merekam ulang atau memilih tempat, pilih ruangan tenang dan dekatkan mikrofon ke mulut. Panduannya ada di cara meningkatkan akurasi transkripsi (EN).
Bahasa Indonesia, gaul, dan campuran
Hasilnya adalah draf, bukan naskah final. Bahasa Indonesia termasuk bahasa yang didukung, tetapi mesin lebih sering meleset pada nama orang, tempat, dan gelar, angka dan tanggal, istilah Inggris di tengah kalimat, ucapan santai (gak, nggak, banget, sih, dong) dan kata dari bahasa daerah: Jawa dan Sunda tidak didukung sebagai bahasa terpisah. Suara yang saling menimpa dan latar yang bising juga menurunkan kualitas. Kami tidak menyebut persentase akurasi; dengarkan rekamannya sambil membaca dan koreksi bagian yang penting.
Kotak unggah di halaman ini sudah diatur ke bahasa Indonesia. Kalau rekaman Anda berbahasa lain, atau bercampur dengan banyak bahasa lain, pakai halaman audio berbahasa Inggris yang mendeteksi bahasa otomatis. Campuran dalam satu kalimat tetap titik lemah.
Gratis tanpa daftar
Tanpa akun, Anda bisa mencoba satu berkas per kali coba, maksimal 15 menit dan 25 MB, hingga 3 kali sehari. Berkas percobaan dihapus setelah 24 jam, dan pratinjau tanpa akun memakai model "small". Dengan akun gratis, transkrip tersimpan di pustaka, bisa disunting baris demi baris, pembicaranya bisa diberi nama, dan semua transkrip bisa dicari. Paket dan batas lengkap ada di halaman harga (bahasa Inggris).
Berkas diunggah ke server kami lewat HTTPS, dan pengenalan ucapan berjalan di sana. Apa yang disimpan dan berapa lama dijelaskan di halaman privasi (bahasa Inggris). Untuk rekaman rahasia, lihat transkripsi di server sendiri (bahasa Inggris).
Coba sekarang
Letakkan berkas Anda di kotak unggah di atas. Tidak perlu akun.